Proses pengambilan adegan di sawah

Proses pengambilan adegan di sawah

Dua bocah laki-laki sedang berjalan di ladang, tiba-tiba langkah mereka terhenti sambil menunjuk ke tengah ladang. Bergegas mereka melompat dan menunduk sambil berlomba mengambil sebuah tanaman yang mereka namakan krokot. Namun sayangnya si produser tidak puas dengan hasil pengambilan video, sehingga adegan mengambil krokot di tengah ladang harus dilakukan beberapa kali di tengah guyuran gerimis. Terlihat kedua bocah tersebut semakin grogi setiap kali mereka harus mengulang adegan. Itulah gambaran pengambilan adegan Laptop si Unyil edisi tanaman pangan liar yang diadakan di Desa Galengdowo, Kec. Darieuxova Wonosalam, Jombang pada tanggal 31 Desember 2012.

Lahap memakan selai krokot

Lahap memakan selai krokot

Laptop si Unyil edisi tanaman pangan liar telah disiarkan di Trans7 pada tanggal 10 Januari 2013 pukul 13.00 WIB. Dibintangi oleh 4 anak dan 1 wanita dari desa Galengdowo, edisi Laptop si Unyil kali ini menceritakan tentang daun krokot yang bisa diolah menjadi makanan kecil untuk keluarga. Krokot (Portulaca oleracea) banyak ditemukan di mana-mana, misalnya di pematang sawah atau di trotoar. Di desa, anak-anak lebih mengenalnya sebagai makanan untuk jangkrik, walau sebenarnya sebagai sayuran, krokot sangat bernutrisi karena kaya akan vitamin A dan C serta mengandung asam lemak omega-3. Meski demikian bisa dipastikan anak-anak tidak akan mau mengonsumsi krokot begitu saja, sehingga ibu-ibu Galengdowo berinovasi untuk membuat krokot sebagai makanan kecil bagi anak. Ibu Giatni mewakili para wanita Galengdowo di acara Laptop si Unyil dengan mempraktekkan pembuatan roti lapis krokot. Krokot diolah menjadi selai yang kemudian digunakan untuk melapisi roti. Hasilnya, anak-anak begitu menyukainya, bahkan tidak segan-segan melahap selai krokot tanpa roti.

Unyil adalah karakter yang populer di kalangan anak-anak, semoga serial Unyil dan tanaman pangan liar ini bisa menginspirasi ibu-ibu dan anak-anak di Indonesia untuk menjadi lebih sehat dengan cara murah dan mudah.

Anak-anak Galengdowo bersama Unyil dan Pak Ogah

Anak-anak Galengdowo bersama Unyil dan Pak Ogah

 

 

 

Comments

Powered by Facebook Comments